Minggu, 03 Januari 2010

Mi Quotas..


* mata telanjang adalah mata yang tidak memakai baju.. mata yang tidak senonoh

*tanda hitam di kening adalah tandanya orang ahli sujud, kalau tanda hitam sekujur tubuh?

*PNS gajinya dari uang rakyat.. tapi PNS itu juga adalah rakyat.. jadi PNS menggaji dirinya sendiri seperti Entrepreneur. PNS = Governeur (goverment entrepreneur)

*jika Abu jahal datang kesini, dia akan takut karena Muhammad ada banyak

*saya mau jalan-jalan naik motor.. berarti bukan jalan-jalan tapi motor-motor dong

*kotor itu adalah sebagian dari iman, kalo ga ada kotor, apa yang mau dibersihin?

*orang serius mati cemberut.. orang tidak serius mati tersenyum.. jadi manakah yang tandanya masuk surga?

*Tuhan tidak suka bermain dadu, kalau Dia suka, mainnya dimana?

*Setan terbuat dari api neraka.. kenapa tak dimanfaatkan jadi energi alternatif?

*merokok adalah kegiatan kreatif membuat tembakau dan kertas menjadi asap dengan alat mulut dan paru-paru

*merokok sebatang umur kita minus 2 detik, tertawa menambah umur kita 5 detik, jadi tertawalah ketika merokok sehingga kita untung

*Aku ingin berolahraga, tapi tak bisa karena aku bekerja.. badanku disini tetapi hatiku berolahraga, biarlah hatiku yang sehat. itu cukup

*perokok berat itu tak akan tua..karena mati muda

*kalau kau takut mati.. ya jangan hidup saja

*bukan ulang tahun, tapi ulang tanggal dan bulan saja.karena tahunnya tidak berulang tetapi bertambah

ya sudah lah segitu saja dulu..
to be continue goblog

CINTA UGANDA

Uganda adalah sebuah negeri di Afrika sana.. saya tidak tau ibukotanya apa, luas negaranya berapa, jumlah penduduknya berapa.. presidennya siapa.. anak kecilnya main apa.. disana ada gunung apa. Film produksinya apa. Actor terkenalnya siapa.. icon musiknya siapa.. disana kalau malam bagaimana.. disana kalau mau bikin sim bagaimana… saya juga tidak tahu acara televisinya apa.. kamar mandinya bagaimana.. satpam bank disana gajinya berapa.. kalau nyicil motor harus kemana.. PNSnya ada berapa.. sungai2nya namanya apa.. bagaimana orang Uganda membuat surabi.. bagaimana orang Uganda bermain bola.. apakah orang Uganda suka sama lagu Emo.. orang Uganda kalau mandi jam berapa..
Disamping itu saya juga tidak tahu bahwa di Uganda ada calo angkot atau tidak.. angkotnya ada atau tidak… berapa harga rokok disana.. apakah orang Uganda tahu Dago.. apakah orang Uganda suka main Playsation.. dimana pusat modenya.. bagaimana orang Uganda merayakan ulang tahun.. bagaimana orang Uganda berpacaran.. ada berapa pasangan yang menikah muda disana.. berapa rata2 anak yang dimiliki keluarga di Uganda.. plat nomer kendaraannya bagaimana.. bagaimana polisi Uganda berpakaian..
Lalu saya juga tidak tahu berapa lama orang Uganda kalau berendam.. saya tidak tahu jumlah anak yang putus sekolah disana.. apa mereka tahu cimahi atau tidak.. bagaimana cara mereka nongkrong.. disana ada kios rokok atau tidak.. disana pakai provider internet apa.. apakah ada askes atau tidak.. apaka mereka suka bajigur atau tidak.. bagaimana kebun binatang disana… apakah disana ada tapir atau tidak.. apakah disana ada peternakan careuh atau tidak..
Kemudian tentang Uganda itu.. ya negeri Uganda itu.. saya tidak tahu apapun tentang pemilu mereka.. siapa presiden pertamanya.. siapa saja pahlawan nasionalnya.. apa ada jembatan layang disana.. dimana saja tempat ibadah mereka.. apakah disana banyak mesjid atau tidak.. apakah disana ada parade band.. music disana bagaimana.. apakah ada Uganda Idol atau tidak.. apa mereka tahu Ahmad Dhanii dan Armand Maulana atau tidak.. apakah mereka bisa menyanyikan lagu Indonesia raya sambil berbaring
Dan yang saya tidak tahu tentang Uganda apakah mereka suka naik taksi atau tidak.. berapa lama waktu yang dibutuhkan orang Uganda melewati jarak 2 kilometer dengan ngorondang.. berapa lama seorang wanita Uganda memasak telur sambil salto.. apakah jet lee pernah bertarung dengan orang Uganda.. apakah ada orang Uganda yang wajahnya mirip Barry Prima.. apakah ada orang Uganda yang sudah setahun menyusun skripsi namun belum lulus2 juga seperti saya apa tidak.. apakah ada orang Uganda yang pernah melihat foto saya di Internet.. kemungkinan untuk saya berkenalan dengan walikota sebuah kota di Uganda..
Wah wah.. ternyata saya banyak tidak tahunya ya.. namun mengapa saya suka dan cinta kepada Negeri Uganda ya.. padahal yang saya tahu hanya Uganda itu ada di Afrika dan penduduk aslinya Harideung (Hitam-hitam) kulitnya.. tapi apakah dengan begitu saya tak boleh mencintai Uganda.. bebas saja toh?? Toh cinta itu memang kadang tak dapat dijelaskan.. kalau sudah cinta ya cinta saja.. apakah kalau cinta itu berarti kita harus tahu semua tentang yang kita cintai?? Tentu tidak kan..
Cinta itu bebas.. cinta itu adalah hak manusia… percuma saja jika tahu banyak tentang Indonesia tapi tidak mencintai Indonesia… ya saya juga Cinta Indonesia
Namun saat ini saya sedang suka saja dengan Uganda.. entah kenapa.. tak perlulah kamu tahu sebabnya.. karena aku pun tak tahu..
I LOVE UGANDA!!!

ROAD TO NEANGKEJO HARI JUMAT INI


Hari ini sama dengan hari jumat sebelumnya, iya sama karena harinya bernama jumat.. entah darimana nama itu berasal.. kenapa tak hari Jumlah, atau Jumsa, Atau Jackson. Tapi tak apa lah toh saya juga tak peduli. Ya hari jumat ini, 24 juli 2009 ini saya pergi pagi-pagi, karena kantor saya letaknya lumayan jauh menurut saya, walau mungkin kalau kata orang Gununghalu itu dekat. Tapi kan saya bukan orang Gununghalu, tidak gunung manapun.. saya orang Bandung, iya memang cowo bandung ganteng-ganteng seperti saya, tapi ada banyak juga yang kurang beruntung karena berwajah tidak rupawan tapi tak apalah tetap saja orang Bandung. Nah.. nah apa? Nah tadi pagi itu saya pergi ke kantor saya di Cimahi sehingga membuat Cimahi kedatangan orang ganteng tiap hari.

Pagi itu saya keluarkan itu motor yang saya beri nama Jetfire yang biar lawas tapi lunas.. saya keluarkan dia dari sarangnya, tapi dia tidak menolak atau mengeluh, dia mau-mau saja saya naiki seperti kuda.. kuda yang makannya bensin.. saya panaskan dulu itu si Jetfire, karena katanya memang harus seperti itu, harus dipanaskan dulu..sialnya si Jetfire bukan manusia, dia tidak mudah panas seperti manusia. Sehingga butuh waktu beberapa menit untuk membuat dia panas. Setelah dia panas baru saya naiki dia dengan pantat saya, pantat yang berumur 23 tahun sama seperti saya, berarti pantat ini sudah dewasa juga.. pantat yang mau mapan..

Dan saya pun melaju dengan si Jetfire dibawah saya, iya dia dibawah saya, kalau dia diatas saya, saya akan sampai cimahi minggu depan. Lalu saya melewati jalan seperti biasa orang Antapani kalau ingin ke Cimahi. Di jalan banyak sekali kendaraan, ada motor, ada mobil, ada angkot, ada pria, ada wanita, ada balita, ada manula, ada islam, ada Kristen, ada budha.. mungkin.. saya bilang mungkin karena saya tidak menanyakan satu-persatu agama mereka.. buat apa juga saya tanya, saya kan mau ngantor.. ahh para pengendara itu seperti sudah gila kalau pagi2 begitu.. semuanya seperti orang yang menahan buang air.. buru-buru semua.. pada mau kemana mereka ini.. saya juga mau kemana itu.. saya kan mau ke kantor.. mungkin orang2 itu juga mau ke kantor.. ya mungkin saja lah.. daripada tidak mungkin kan jadi terdengar pesimis.

Ketika saya sampai di jalan Jakarta, eh ada Polisi.. mau apa dia berdiri di tengah jalan situ.. dia pakai helm padahal dia tidak naik motor.. aneh.. harusnya saya tilang dia karena memakai helm tanpa mengendarai motor.. seperti halnya dia akan menilang saya jika saya naik motor tanpa memakai helm. Tapi itu tidak saya lakukan. Karena saya buru-buru mau ke kantor..dan buat apa juga saya tilang itu Polisi.. buang-buang waktu saja..

Lalu saya melewati jalan Suci yang tidak suci tentunya karena jalan itu kan kotor.. kamu tak mungkin sholat di tengah jalan kan.. kecuali kamu ingin syahid.. aduh kok ada polisi lagi. Kenapa mereka ada dimana-mana seperti siraru.. mereka meniup peluit seakan tak akan pernah berhenti, apa maksudnya ini, saya merasa seperti pemain bola dan polisi itu wasitnya.. dan di perempatan jalan pahlawan tiba2 macet parah sekali. Aduh ini saya bisa kesiangan ke kantor kalau begini.. saya menyuruh si Jetfire belok kanan saja ke arah tubagus ismail, dan si Jetfire itu mau-mau saja karena sebenarnya saya tidak menyuruhnya tapi memaksanya dengan memutarkan lehernya,, sadis kan saya?? Iya emang..


Jetfire saya pacu semakin kencang sampai simpang Dago, membuat si Jetfire semakin rakus melahap bensin.. aneh , dia makan dari perutnya sendiri.. mahluk apa kau ini.. di simpang dago saya bertemu para sopir angkot yang selalu goblog dan lampu stopan yang pas kebetulan merah sehingga saya harus berhenti, karena memang begitu aturannya, dan kalau lampunya hijau berarti boleh maju lagi.. kalau kuning itu hati-hati.. dan kalau biru itu persib bandung.. dan tentunya tak ada lampu stopan warna biru. Coba kamu cari dimana,, ga ada.. aneh-aneh saja


Saya belokkan Jetfire ke arah babakan Siliwangi membuat saya juga ikut berbelok. Kemudian ke arah cihampelas dan belok kanan ke cipaganti.. dan lalu ke jalan cemara.. ah saya teringat si jody karena memang rumahnya di jalan cemara,, saya teringat Marcut yang dulu mabuk besar di rumah Jody.. Marcut yang sekarang jadi guru penjas itu.. yang mabuk katuas itu.. ihh


Saya lewat sarijadi lalu ke gunungbatu melewati peristanaan setra duta, karena memang bukan perumahan, itu istana-istana. Rumah kok besar2 sekali seperti itu.. apakah kalau orang sudah menjadi kaya itu badannya akan menjadi sebesar raksasa?? Tapi tidak, badan mereka tetap begitu, lalu kenapa rumahnya kok gede-gede begitu.. yah biarlah saya tak mau membahasnya karena suatu hari saya akan menjadi orang kaya tapi tidak akan seperti itu, biar saya seperti Rasul saja..


Ahh akhirnya saya berhasil melewati perumahan jomplang sosial itu. Ahh gunungbatu..ahh sebentar lagi saya sampai kantor.. di jalan kecamatan saya kebut itu si Jetfire.. dan akhirnya saya sampai Cihanjuang.. office sweet office.. disana sudah berjejer para satpol PP yang menyuruh saya cepat karena apel akan segera dimulai.. padahal saya bukan pemimpin apel? Apa maksudnya mereka ini? Sedangkan mereka tak ikut apel.. kemudian saya parkirkan si jetfire bersama motor-motor pegawai lainnya sehingga membuat dia mungkin menjadi senang karena bertemu sesamanya.. sesama motor. Saya berlari menuju tempat absen seperti dikejar anjing, padahal memang tak ada anjing.. biar terdengar dramatis saja. Detik-detik yang menegangkan.. saya terus berlari ke lapangan untuk apel.. dan akhirnya saya sampai ke lapangan.. apa yang terjadi?? Tak terjadi apa-apa.. tak ada sorak sorai untuk saya, tak ada tepuk tangan..tak ada sambutan yang meriah untuk saya.. tak ada.. mereka tak tau apa perjuangan saya untuk sampai kesini. Tetapi Biarlah… biarlah Saya, Tuhan saya, dan si Jetfire saja yang tahu. Cukup.. saya neangkejo untuk saya sendiri, kejo kejo saya, bukan untuk pak Walikota, pak Wakil atau siapapun.. tapi Neangkejo untukku..


24 Juli 2009..
Hari jumat, jam 23.30
Di kamar
Bersama Sampoerna Menthol, Susu Telor dan The Police.
Belum tidur karena besok libur
Terserah saya
Bukan urusan kamu

FILOSOFI TEH PAHIT


Beberapa hari kemarin saya mengunjungi suatu tempat di daerah Cimahi, tepatnya tak akan saya kasih tahu, buat apa toh.. toh buat apa..pokonya tak akan saya kasih tahu, jangan memaksa. Disana ada ibu-ibu PKK, PKK yang sampai sekarang saya belum tahu singkatan dari apa, jika ada yang tahu mohon kasih tahu saya, maklum saya besar di Inggris jadi PKK saya tidak tahu, yang saya tahu London Opera, PKK saya tidak tahu.

Oleh ibu2 PKK itu saya disuguhi satu teko minuman yang sebelumnya saya tidak tahu isinya apa. Satu teko itu bukan untuk saya sendiri, tapi juga buat teman2 saya, karena kalau buat saya mungkin cukup segelas saja atau mungkin tidak akan disuguhi minuman. Ketika saya lihat teman saya menuangkan air dalam teko tersebut, terlihat cairan yang berwarna sangat khas, saya menyimpulkan itu air teh. Oh air teh… saya kira apa.. sebenarnya saya sudah menebak, tidak jauh pasti itu isinya teh, dan pasti teh pait. Teh pait itu sebutan maksudnya teh yang diseduh tanpa menggunakan gula, walau rasanya tidak pait orang2 tetap menyebutnya teh pait, entah kenapa mereka begitu, memaksakan hal yang tidak benar, kalau dimakan langsung si pucuk teh itu lalu dikunyah ya pasti pait, tapi kan buat apa mengunyah pucuk teh?

Ketika itu saya memutuskan dan bertindak cepat untuk meminum air teh tersebut, Karena saya haus. Dipikiran saya waktu itu pasti teh pait. Lalu saya dekati si teko yang daritadi sendirian tanpa ditemani teko-teko yang lain, lalu saya ambil si gelas yang mengelilingi si teko bersama teman2nya sesama gelas yang jika dibayangkan sebagai manusia saya membayangkan seperti ibu yang dikelilingi oleh anak-anaknya (teko dikelilingi gelas2), yang saya tidak tahu anak2 itu mengelilingi ibu itu untuk apa, mungkin meminta uang atau memang iseng saja mengelilingi seorang ibu agar ditulis oleh saya, ya apa saja lah. Saya ambil itu si gelas, satu gelas saja karena mulut saya Cuma satu, kemudian saya angkat itu teko dengan sepersekian dari tenaga saya, lalu saya tuangkan kedalam gelas itu. Saya tatap itu air teh yang saya tebak itu adalah teh pait atau tanpa gula (sugar zero seperti sprite). Dan ketika saya minum..alangkah terkejutnya saya, ternyata rasanya manis.. terasa nikmat sekali… otak saya, lidah saya dan mulut saya yang sudah bersiap untuk menerima teh pait namun ternyata rasa manis yang diterimanya. Alangkah nikmatnya, menduga sesuatu yang lebih buruk namun ternyata yang terjadi justru tidak buruk. Sungguh indah rasanya. Agak lebay memang.

Dalam hidup pun seperti itu.. ketika kita bersiap dan selalu bersiap akan kemungkinan2 hal buruk akan terjadi, namun ternyata hal yang terjadi itu ternyata tak seburuk yang kita kira, maka akan terasa lebih ringan. Ya seperti saya yang tadi saya ceritakan. Seperti misalnya kamu tidak belajar ketika akan ujian dan merasa tidak sempurna dalam mengisi jawaban saat ujian, dan lalu kamu sudah bersiap untuk kemungkinan terburuk, misalnya kamu merasa akan pasti mendapat nilai “D” dalam mata kuliah itu, namun yang terjadi kamu mendapat nilai “C” atau “B”.. apa yang kamu rasakan? Terasa lebih ringan kah? Iya. Itu karena kamu sudah menyiapkan diri untuk hal yang paling buruk.

Karena hidup tak selamanya indah.. segala sesuatu bisa terjadi. Harta tahta dan kekuasaan yang kita miliki sekarang bisa saja tiba-tiba menghilang dalam sekejap. Apa salahnya kita selalu bersiap untuk mendapatkan yang buruk, buruk mungkin menurut pendapatmu, tapi tidak menurut Tuhanmu, karena Tuhan maha tahu dan Maha benar. Dia tahu apa yang pantas kau dapatkan..

Maka bersiaplah..
Sedia payung sebelum hujan
Menimbun sembako sebelum resesi
Mengisi amunisi sebelum perang

CAP NUHUN

FIRAUN RAJA SINGA GOBLOG


Saya ga tau mau berbuat apa.. maunya banyak sih.. tapi Cuma mau saja.. berbuat sih tidak, Cuma mau saja. Jadi saya nulis ini, karena saya ingin.. padahal ga tau mau nulis apa.. tapi akhirnya ini nulis juga.. hebat kan saya? Hebat dong..

Jadi.. kamu percaya ga sama Tuhan? Kalau saya percaya.. kalau Tuhan percaya ga sama saya? Saya ga tau.. saya belum pernah ngobrol sama Tuhan.. kalau diizinkan sih sekali2 saya pengen komunikasi. Padahal doa juga bisa, toh Tuhan tahu kok apa2 yang saya pikirkan.. bukan Cuma saya.. kamu juga Dia tau.. karena Dia Maha Tahu..

Nah… sekarang kamu tahu ga saya lagi mikirin apa? Pasti kamu ga tau, karena kamu bukan Tuhan.. lalu jangan juga kamu mencoba-coba menjadi Tuhan, karena itu berarti kamu anak Firaun.. kalau kamu anak Firaun, saya ga akan mau kenal sama kamu.. karena apa? Karena kamu pasti sudah mati, kan Firaun hidupnya Ribuan tahun yang lalu, jika kamu anaknya berarti ada dua kemungkinan yaitu kamu sudah mati atau kamu memang belum mati, tapi saya lebih memilih kamu sudah mati saja. Jadi kamu ga akan baca ini tulisan dan saya juga ga akan berharap tulisan ini dibaca sama kamu anak Firaun.

Baiklah… kalau kamu memaksa saya untuk yakin bahwa kamu anak firaun.. it’s ok.. selama kamu tidak ketemu saya, kamu akan aman2 saja.. ga akan saya bikin mumi.. kamu tau mumi? Tau aja ya, males jelasinnya.. sekarang saya mau tanya sama kamu wahai anak firaun..saya panggil kamu apa ya, terserah saya saja ya, Goblog saja ya? Ga apa2 kan saya panggil kamu Goblog? Goblog itu artinya tampan.. ngerti ga? Ya jelas ga ngerti karena kamu mana bisa bahasa Indonesia, kamu kan orang mesir. Oke anggaplah kamu mengerti bahasa Indonesia.. wahai saudara Goblog saya mau tanya, ayah kamu si Firaun itu kok bisa mikir dirinya Tuhan ya, mungkin dia ga tau Tuhan itu apa, mungkin dia pikir Tuhan itu sejenis panggilan seperti Mister atau mas atau akang. Teruss bener ga sih Ayah kamu si firaun itu mukanya seperti yang di gambar2, jenggotnya kaya gitu? Gimana? Kok culun sekali sih jenggotnya.

Wahai Goblog, kenapa Firaun ayahmu berani-beraninya melawan Musa? Nabi Musa.. dia kan nabi, sedangkan Firaun itu apa? Apakah dia lulus cum laude atau murid teladan? Engga kan, dia Cuma kaya dan berkuasa saja seperti raja-raja lainnya di jaman itu, misalnya Raja Singa, iya itu. Sekarang Raja singa kasian loh, dia udah ga diem di utan, dia tinggalnya di balik kolor.. kebayang ga ada Raja yang tinggal di balik kolor? Engga kan.. ya begitulah keadaan saat ini.

Saat ini raja-raja sudah tidak seperti di jamanmu wahai Goblog.. sekarang mereka naik mobil, punya handphone, punya tivi, punya kapal pesiar, kecuali Raja Singa.. kasian dia.. dia ga punya apa-apa, yang dia lihat hanya kegelapan, kadang terang sih kalau masuk WC.. lihatlah si Raja Singa itu wahai Goblog. Dia tidak seperti ayahmu Raja Firaun, dia tidak mengaku Tuhan. Dia tidak mengaku jadi apa-apa. Dia hanya diam dan diam saja tapi cepat menyebar.

Say ga tau mau bilang apa lagi karena saya memang sudah malas untuk menulis.. yang tadi diatas hanya spontan saja, jari saya bergerak lebih cepat daripada pikiran saya. Karena itulah saya. Jangan kamu menganggap saya goblog, karena sudah jelaslah kamu yang goblog karena mau-maunya membaca sampai paragraph terakhir ini.

SALAM GOBLOG

Nonton "Perang" Dengan Wong Fei Hung


Dahulu kala.. 14 abad setelah lahirnya Nabi Muhammad, yaitu tahun 2000an.. hiduplah seorang remaja lucu dan tampan yaitu saya sendiri. Waktu itu si saya masih kelas 1 SMA di SMUN 1 Bandung, saya kebetulan di kelas 1-A, kenapa dikelas 1-A? karena mungkin saya pandai jadi ditempatkan dikelas unggulan, ya saya memang pandai waktu itu. Saya berteman dengan orang-orang yang aneh, kenapa saya bilang aneh? karena kalo ga aneh ya ga seru. Aneh aja ya.. katanya pandai tapi aneh? gimana sih? Ya orang pandai biasanya aneh kayak Einstein dan Hawking. Tapi Roy Suryo itu sudah aneh tapi bodoh.. ampun.. kau ini makhluk apa..

Suatu hari di musim apa saya lupa, hari apa saya lupa, jam berapa ya jam sepulang sekolah, saya, Dudi, Ravinsa, Arlie, Irfan Bogel, Aboy , Marcut, Issey dan juga Cokie merencanakan sesuatu, tapi kami tidak rapat segala karena merencanakan sesuatu yang biasa saja, jadi tak perlulah dirapatkan. yaitu main ke rumah Ravi, Ravi mana? Ya Ravinsa, supaya mudah saja manggilnya Ravi, masa “ke rumah Nsa”, kan aneh. Dan Kami pun akhirnya kesana dengan menggunakan angkot karena kami tak mau berjalan kaki, disamping jauh ya menghemat waktu juga dan kami tidak ngirit seperti Ricki dan Ricko si kembar irit itu. Rumahnya Ravi di daerah ciateul (artinya air yang gatal) tapi ternyata tidak gatal, kalau memang benar gatal airnya, si Ravi pasti sudah Budug, tapi toh tidak, malah yang budug itu si Cokie.

Dan sampai lah kami di rumah Ravi, disana si Cokie ini ternyata membawa VCD film, filmnya ya ada gambarnya, filmnya film itu, film apa ya. aduh gimana ya bilangnya ya, film “perang” lah biar agak halus karena filmnya ceritanya ya memang sedang “perang” antara pria dan wanita. Saya yang waktu itu masih lugu dijerumuskan oleh teman saya untuk menonton film “perang” itu, ya Tuhan ampuni aku, waktu itu aku belum berilmu. Dan anak2 pun segera tertarik untuk menontonnya, sedangkan saya tidak.. karena saya tau itu tak baik. Sorry ya fren. Tapi Ravi bilang, “tong waka, engke we aya keneh teteh urang, keudeung deui ge indit da” ternyata tetehnya Ravi emang ada, teteh.. teteh siapa ya lupa.. ya sebut saja Bunga, begitulah. Ya kami pura-pura duduk-duduk, baca-baca, makan-makan tapi kami tidak pura-pura makan, kami makan betulan, dikunyah lalu ditelan betulan, tak ada yang makan pura-pura.

Beberapa waktu kemudian teh Bunga ini terlihat mau berangkat. Si Cokie ini udah senyum-senyum saja, karena memang begitu kelakuannya, selalu senyum2 mencurigakan. Lalu pergi lah si teh Bunga ini menuju moblnya yang diparkir lumayan jauh dari rumah.. Cokie pun langsung mengeluarkan VCDnya dan langsung memberikannya ke Ravi. “ayeuna setel vi”, lalu kata ravi “kela can jauh bisi balik deui”.

Tak lama kemudian berlangsunglah pemutaran film “perang” itu.. saya duduk di dekat pintu depan dengan Bogel, lalu didepan saya ada Ravi, Cokie, dan Issey yang terdepan bersama Dudi, Marcut dan Aboy. Film “perang” itu membuat semuanya terpaku membisu, entah kenapa padahal difilmnya tak ada yang seru menurut saya, sehingga saya hanya tertidur atau nundutan lah sementara yang lain serius. Katanya perang tapi kok ga pake baju, perang apa ini? Siapa yang bilang perang? Ya saya, terserah saya, saya yang punya cerita.

Tiba-tiba, si Cokie dan Aboy Keluar ke depan rumah Ravi, memang tadi Aboy sudah janji mau mencukur rambut itu si Cokie, berarti tidak tiba-tiba. Lalu kata Cokie ke Ravi, “Vi, boga gunting cukur teu atawa alat cukur elektrik?”. “euweuh euy ay age cukur kumis nu elektrik jeung gunting nu tadi dipake gunting indomie” kata Ravi. “nya bae lah eta oge bisa da si cokie mah buukna ipis” jawab Aboy. Lalu saya bilang apa? Ga bilang apa2 karena saya lagi tidur. Saya hanya mendengarnya.

Mereka semua sangat khusyu nonton itu film “perang’, lebih khusyu dari orang yang berdoa di masjid, atau mungkin mereka sedang berdoa, mungkin mendoakan orang di film tersebut agar selamat. sementara Aboy sedang serius mencukur rambut si Cokie, terdengar suara mesin pemotong kumis elektrik itu tak brenti-brentinya berbunyi, terkadang berhenti tapi bunyi lagi. Kenapa? Ga tau saya kan lagi merem ceritanya, jadi saya gak liat. Kasian mesin itu dipaksa potong rambut ijuk Cokie, kenapa saya bilang begitu? Karena memang seperti ijuk, bisa dijadikan sapu.. sebenarnya kalau cokie ingin wirausaha dia bisa produksi sapu ijuk dan untung besar! Bodoh kau Cok!

Aduh Itu lihat si Dudi, Marcut dan Issey orang2 terdepan di hari itu, maksudnya duduk paling depan dekat layar TV, aneh padahal dari jauh juga kelihatan, tapi kenapa dekat2 sekali, mungkin begitulah sifat mereka. Dudi dan Issey mukanya merah ga tau kenapa, malu apa? Tapi malu karena apa, kok serius sekali, ampun.. mengerikan sekali melihatnya, Ravi dan Bogel juga terlihat asyik sambil sesekali melihat keluar jendela, mungkin melihat si Cokie dan Aboy yang kadang2 mengeluarkan suara tawa, suara itu dikeluarkan terus, tapi ada lagi ada lagi, aneh. mereka jadi pengen tau aboy dan cokie ketawa kenapa kali ya, tapi ternyata mereka lebih tertarik menonton film “perang itu”, saya? Saya ya kadang tidur kadang baca majalah dan kadang makan kue.

Lalu kok tiba-tiba si Aboy dan Cokie kok tak ada suaranya, lalu terdengar pintu pagar seperti dibuka. Ravi langsung terlihat panik, ternyata ada teh Bunga, “vi.. vii..” haduh semuanya langsung panik, Ravi berusaha menekan berkali-kali sekuat tenaga tuts tuts pada remote untuk mematikannya, padahal tidak usah pakai sekuat tenaga juga bisa, tapi saya sengaja tulis biar dramatis saja.. tetapi sialnya.. macet, film “perang” itu terus berjalan.. dan terbukalah pintu itu oleh teh Bunga yang sudah senyum-senyum. Ravi juga senyum-senyum, kenapa ya kok aneh, mungkin tradisi keluarga mereka yang mengharuskan senyum-senyum jika ketemu satu sama lain.. ah sungguh keluarga yang aneh.

“ooh lagi nonton ini”… kata teh Bunga.. semuanya membisu, “ga apa-apa kok, asal jangan sampai…. Vi, kunci mobil ambilin ketinggalan”.. saat itu saya berfikir, dia bilang jangan sampai…. jangan sampai apa teh? Tapi waktu itu saya tidak berani tanya langsung karena saya lagi merem, mungkin nanti akan saya temui dia dan bertanya,
“waktu dulu bilang jangan sampai.. jangan sampai apa teh?”
ah biar ku sms Ravi saja.
Sementara Ravi mengambil kunci didalam, Dudi pura2 tiduran baca majalah, Marcut saya lupa kamu lagi puira-pura apa dan kamu juga mungkin lupa jadi saya bilang saja Marcut lagi pura-pura lucu padahal ga lucu sama sekali, Bogel pura-pura tidur juga, dan Issey yang terdepan itu tak tau mau pura2 apa dia karena yang terdekat dengan dia hanyalah keler kue, ya dia pura-pura makan kue, tapi ditelan dan dikunyah beneran. jadi dia tidak pura2, dia makan kue sambil senyum-senyum ke teh Bunga tapi teh bunga tidak membalas senyum Issey, bukan karena dia sombong, tapi karena dia tidak lihat issey senyum, sekarang muka issey merah, malu beneran. salutlah buat issey.kemarin2 salut buat Marcut, kali ini saya salut buat Issey.

Dan pergilah teh Bunga itu, kali ini dia pergi beneran dan mungkin malamnya pulang lagi atau mungkin tidak pulang karena menginap dimana gitu saya tak tau, tanya saja Ravi. Cokie dan Aboy, mereka tertawa-tawa tak terkendali melihat kami yang tertangkap basah nonton film “perang”. “goblog si aboy jeung si cokie, teu beja-beja aya nu datang” teriak Dudi dan diiyakan oleh yang lainnya. Setelah itu tamat lah film “perang”nya.

Kami langsung keluar melihat dipotongnya rambut si Cokie oleh si Aboy. Kejam sekali si Aboy, rambut tak berdosa itu kau potong tanpa ampun. “vie macet euy alat cukurna, buuk si Cokie nyarangkut dijero jadi macet embung hurung” kata Aboy. Dan alangkah terkejutnya kami melihat Cokie yang rambutnya sudah Botak setengah di bagian depan, sementara bagian belakangnya masih rancung-rancung. Hahahaha semuanya tertawa. Disitu saya langsung teringat Wong Fei Hung, karena memang terlihat seperti itu si Cokie.. haduh temanku seperti Pendekar Cina!

“urang diteruskeun di tempat cukur we lah, vie nginjeum topi” kata Cokie. Kata Ravi “aya ge topi SMA” tapi Cokie tidak mau.. ya bayangkan saja anak Punk pake topi SMA. Akhirnya kami semua pulang dengan cerita dibenaknya masing-masing. Cerita yang mungkin sekarang mereka sudah lupa.

Waktu itu saya membayangkan, gimana itu para tukang cukur melihat si Cokie yang kayak Wong Fei Hung gitu.. ya pastilah mereka tertawa juga seperti kami.

Sekarang Cokie sudah jadi AKABRI AL, dan sisanya ya tetap jadi orang dan masih hidup dan punya FB tidak seperti kamu Cok ABRI yang culun.. Alhamdulillah. Cokie yang culun itu sekarang sudah gagah, rambutnya juga sudah tidak seperti wong fei hung yang botak di depan, kenapa? Ya karena dia tentara, mana ada tentara rambutnya kaya wong fei hung, mungkin di Cina ada, tp masa iya? Duhai Cokie, kamu cepatlah buat FB.

Teman-teman.. itulah ceritanya. Saya hanya sekedar mengingatkan bahwa kejadian itu memang pernah terjadi.. lebih dan kurangnya saya tak tau karena sudah lama jadi saya lupa dan memang saya pelupa. Tapi garis besarnya saya masih ingat. Kalian mungkin sudah lupa kejadian itu, tapi saya tidak.. mana bisa saya lupa pernah ketemu Wong fei hung yang ternyata teman saya sendiri.. juga Marcut Guru Penjas yang Legendaris..

PS : Duhai Ravi, siapa sebenarnya nama tetehmu? Biar saya Add di FB

BASO TAHU SEEDORF


Bagaikan buah simalakama..yang artinya serba salah, dimakan salah, tak dimakan juga salah.. salah kata siapa? Saya ga tau.. pokonya salah we lah. Titik.. sebenarnya saya belum pernah liat itu namanya buah simalakama, itu buah beneran apa hanya peribahasa.. tapi setiap saya denger nama simalakama kok saya selalu teringat singa ya.. apa karena raja singa yang hidup di balik kolor si fulan ataukah karena katanya yang mirip.. simalakama=singa. Gimana? Duh mirip ga? Gimana dong kok bisa begini? Apakah saya salah terlalu berfantasi.. apakah kamu yang kurung batokeun? Pokonya setiap dengar simalakama saya ingat singa.. itu lah pokoknya, saya tak akan bahas lebih jauh lagi tentang korelasi antara simalakama dan singa.. karena memang tak ada korelasinya.

Jadi ya sudah.. biarkan si buah simalakama tetap tumbuh di pohon simalakama dan si singa tetap di hutan, jaga utan nemenin polisi utan, kalau dia lapar ya dimakan saja itu si polisi hutan.. padahal kan nemenin tapi dimakan.. oh ini mungkin yang namanya makan temen.. gila anak2 sekarang.. saya sering dengar di radio di angkot atau dimana banyak anak2 muda yang makan temen.. sungguh kejam sekali, lebih kejam dari Sumanto karena Sumanto makan orang lain yang bukan temannya.. kalau saya mending makan es krim saja atau lotek saja lah daripada saya harus makan teman saya sendiri.. duh tak sanggup membayangkannya saya harus memakan si adit, atau si oki.. pasti dagingya pait-pait karena air wajahnya juga pait kaya jamu.. oki si muka jamu.. oh adit si muka paria, pait kamu dit..

Ngomong paria saya jadi ingat baso-tahu.. itu loh jajanan khas Bandung kan suka ada parianya,, di komplek saya ada tukang baso-tahu keliling.. dia kerjanya keliling2 terus jualan, bukan untuk main ya.. emangnya kamu.. dia dipanggilnya Unyil karena memang badannya pendek tapi tidak kurus, kekar gitu lah pendekar.. si Unyil ini aduh kalau melihat wajahnya saya suka ingin ketawa, wajahnya mirip dengan Clarence Seedorf pemain bola negro asal Belanda dan main di AC Milan (klub favorit saya).. tiap dia lewat rumah dan ketemu saya.. aduh kok ini ada Seedorf disini dagang basotahu lagi.. jadi saya saya beli karena kamu mirip seedorf nyil! Bukan karena basotahu kamu enak! Kapan lagi saya bisa makan basotahu seedorf.. aduh maafkan aku Unyil kamu ga tau, soalnya kamu kan ga punya facebook… Dan ketika saya sedang nonton AC Milan saya juga suka pengen ketawa liat Seedorf lari-lari, membayangkan dia lari-lari di lapangan sambil memanggul gerobak baso tahu.. aduh.. saya jadi sering bilang aduh begini.. si unyil lari2 di italia.. si Unyil peluk2 Filippo Inzaghi.. Unyil bikin Gol! hidup Unyil!

Hidupmu memang tak mudah wahai Unyil.. maafkan aku Tuhan, aku terlalu sering liat orang yang lebih kaya, mereka punya ini itu apalah.. tapi melihat perjuanganmu wahai Unyil, aku jadi bersyukur.. ternyata aku lebih beruntung dariada kamu unyil,, padahal aku lebih malas dari kamu.. kamu hebat Unyil.. sejak saya masih di SD kamu tidak sekolah malah dagang Basotahu, ketika saya SMP kamu juga tetap dagang Basotahu, ketika saya SMA kamu juga masih saja dagang baso tahu.. badan kamu tak tinggi2 lagi Nyil.. oh mungkin karena kamu selalu membawa beban berat gerobak itu.. oh sungguh kuat kamu ini Unyil..
Sampai saya kuliah dan bekerja sekarang, kamu juga masih saja dagang basotahu wahai Unyil, kamu sungguh sangat konsisten.. hidupmu kamu dedikasikan untuk basotahu..

Ingatkah kamu Unyil ketika basotahumu masih berharga 50 rupiah perbijinya.. ketika saya masih di SD
Dulu kamu belum sehitam sekarang terbakar matahari untuk mempertahankan hidupmu.. kamu keling sekali sekarang seperti orang Kenya. Orang Kenya yang jual basotahu.. sampai saat ini harga basotahumu naik ratusan persen,, tapi tetap saja aku beli, karena aku memang suka basotahumu itu.. makan basotahu Unyil di sore hari.. khas sekali.. sore yang sungguh khas buat saya..

Terimakasih Unyil.. karena kamu aku jadi bersyukur, kamu lebih susah dari aku tapi kamu terus saja kuat berjuang dan selalu tersenyum.. apa karena memang mukamu seperti itu.. ya aku simpulkan saja kamu murah senyum… teruslah berjuang Unyil.. semoga kamu akan menjadi pemilik restoran basotahu terbesar di Dunia dan aku menjadi Bosmu.. doaku menyertaimu…


Pendek

Panjang

Terserah saya

Ngapain baca


26 Agustus 2009
00.13
Ditemani susu coklat dan Nugie yang Nyanyi Burung Gereja

KEJO DIDADAKU


Kejo adalah nasi
Kejo adalah bahasa sundanya untuk Nasi, bukan Nazi karena Nazi itu di Jerman sedangkan ini kan Indonesia, jadi tak ada Nazi.. lalu apakah mungkin saya makan Nazi? Ya tidak mungkin. Masa saya memakan sekelompok orang.. masa saya makan hitler. Ya engga lah, hitler kan sudah mati, dan kalaupun dia masih hidup saya tak akan makan Hitler, masih ada makanan yang enak lainnya seperti baso dan lotek, jadi kalau makan hitler kayaknya nanti dulu deh ya..

Kejo adalah makanan pokok buat saya dan buat mayoritas orang Indonesia
Saya juga tak tau kenapa saya makan kejo tiap hari.. mungkin karena dibiasakan sejak kecil jadi saya makannya kejo, coba kalau sejak kecil saya dibiasakan makan orang, mungkin saya tak akan ada disini sekarang, mungkin sekarang saya sudah ada di penjara, orang tua saya juga dipenjara karena kami keluarga pemakan orang.. seperti sumanto.. sumanto yang ketawanya nyebelin itu yang makan mayat nenek-nenek.. ihhhh, kok ihhh? Ga apa2, toh Cuma ihhh tidak ohhh, dan kalaupun itu ohhh, itu tak jadi masalah karena ohhh juga tidak dilarang… yang dilarang itu kalau kamu lagi sholat ketika imam mengucapkan Waladhooliin, lalu kau menjawab “ooohhh” baru itu salah karena seharusnya kamu menjawab amin.. iya amin.. uwak saya namanya Amin, makanya dia selalu terpanggil untuk ke mesjid, mungkin karena itu salah satunya dia rajin ke mesjid.. mungkin.. hanya mungkin, mungkin itu tidak pasti

Lalu apa yang pasti? Yang pasti kau akan kenyang jika memakan Kejo.. karena kejo itu mengandung karbohidrat dan gula.. untuk energi.. untuk beraktivitas kamu kan perlu energi.. tapi jangan lalu karena saya bilang kejo itu mengandung gula lalu kamu bikin teh manis memakai kejo, bagaimana itu jadinya? Teh, air dan kejo kamu satukan kamu aduk didalam gelas? Mau bikin apa kamu sebenarnya? Jangan lah.. jangan aneh2.. pakai gula saja.. kejo itu enaknya pakai lauk pauk.. pakai lotek.. itu baru enak

Ohh memang benar enak itu kejo jika dipadukan dengan lotek.. atau dipadukan dengan sayur asem, karedok, dengan capcay.. ohh kau ini kejo.. kau ini sungguh flexible.. maka jika ada orang yang fleksibel maka dia itu seperti kejo.. atau manusia kejo.. gampang ngeblend gitu.. maka jadilah seperti kejo.. jangan jadi seperti Paijo.. karena siapa itu paijo? Siapa? Saya tak kenal, mungkin kamu kenal Paijo, mungkin kamu punya teman atau kenalan namanya Paijo, dan dia pasti orang jawa, karena kalau orang sunda dia pasti bukan Paijo, dia mungkin Pamali atau Paentis..

Orang jawa atau orang sunda, selama dia orang Indonesia dia pasti makan kejo, atau sedikitnya dia pernah memakan kejo.. lihat saja rumah makan sunda, rumah makan jawa, rumah makan padang, rumah makan batak, rumah makan manado.. semuanya mengandung itu kejo. Kejo itu ada dimana-mana.. tentu tidak jika rumah makan khas Uganda, tak akan ada kejo, karena apa? Karena orang Uganda itu hitam, jadi mungkin mereka benci yang putih seperti kejo, dan mereka juga tentunya membenci golongan putih atau golput. Wahai kalian yang cinta demokrasi dan hidup di Negara demokrasi, contohlah itu orang Uganda. Salut buat orang Uganda.

Jadi kejo juga bisa dijadikan alat pemersatu bangsa.. berbeda-beda suku bangsa, agama, paham, beda ayah beda ibu, jangan jadikan perbedaan itu sebagai sebab untuk pertentangan, carilah persamaannya, dan kejo adalah salahsatunya. Bukan tak mungkin bukan? mungkin
Mungkin nanti kejo akan bisa menjadi lambang negara yang kedua setelah burung garuda. Di setiap sekolah, di setiap kelas terpajang gambar kejo dibawah burung garuda.
Maaf bukan maksud saya untuk mengganti garuda dengan kejo, ini baru bayangan saja.. saya tak akan melakukan gerakan makar.. toh tak ada untungnya buat saya mengganti garuda dengan kejo. Garuda itu keren kok, tapi coba dulu sudah ada photoshop atau illustrator, mungkin garuda akan lebih keren dari sekarang, tapi ya berhubung dulu tak ada komputer ya sudah tidak apa-apa, itu juga sudah keren kok. Asli! Garuda itu keren! Dan kejo juga keren! Jadi mereka dua sama-sama keren seperti boyband. Keren seperti saya.. saya yang juga makan kejo..

Nah… jadi saya ucapkan Selamat buat anda yang memakan kejo. Karena dengan memakan kejo anda berarti sudah menolong para petani untuk meneruskan hidupnya.. sehingga sawah-sawah mereka tetap ada dan tetap terhampar dengan indah, dan jika dilihat dari atas seperti di iklan RCTI oke akan terlihat seperti karpet yang membentang dan sekaligus menjadi ciri khas alam Indonesia dengan warna hijau yang eye cathing lalu jika panen berubah menjadi kuning dan tetap terlihat indah.. indah seperti persatuan.. berbeda tapi satu tujuan.. satu makanan pokok yaitu kejo..

Semoga sawah semakin luas, sehingga nantinya tak ada penggusuran sawah untuk dijadikan perumahan, menjadi penggusuran perumahan untuk dijadikan persawahan.. petani hidup makmur dan para developer gigit jari, tak usah gigit jari, gigit saja itu kejo kan jadi kenyang.. kalau kenyang siapa yang senang? Semuanya senang, semuanya kenyang, semuanya tenang.

Untuk para petani.. sang pahlawan tanpa tanda jasa..
Untuk persatuan Indonesia..
Bersatu dengan Kejo

KEJO DIDADAKU


07 Agustus 2009
00.36 am
Di kamar
Bersama sirup mocca dan Armand Maulana